Selasa, 26 Oktober 2010

MASJID MAWASANGKA TELAN RP 1,1 M


Selasa, 19 Oktober 2010

Guru Besar Belanda Tertarik Kembangkan Rumput Laut Baubau

oleh Drs. H. MZ. Amirul Tamim, M.Si pada 20 Oktober 2010 jam 1:04
Di bawah kepemimpinan Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si, Kota Baubau nampaknya menjadi primadona bagi negara-negara lain sekarang ini untuk melakukan investasi. Selain Korea Selatan, kini Baubau dilirik lagi oleh guru besar dari negeri kincir angin Belanda. Bahkan, guru besar Universitas Groninghen Belanda Prof Dr Win Laseur bersama rombongan menjumpai Walikota Baubau Amirul Tamim di ruang kerjanya Selasa (19/10).
Menurut Amirul Tamim, kehadiran guru besar Universitas Groninghen Belanda Win Laseur di Kota Baubau adalah melihat komiditi rumput laut dimana Baubau juga merupakan pusat pengembangan rumput laut di Sulawesi Tenggara saat ini. Oleh sebab itu, moment ini harus dimanfaatkan dengan baik dengan menjual segala potensi yang dimiliki negeri eks Kesultanan Buton ini sehingga investor dari Belanda tertarik menanamkan investasinya di Baubau.
Kedatangan tim dari negeri Belanda ini ungkap Amirul Tamim adalah merupakan program Lern yang fokus pada komiditi rumput laut yang sudah dibangun sejak tiga tahun lalu dimana Kota Baubau masuk menjadi bagian dari kerja sama itu. Bahkan, sebelumnya sudah ada tim dari Pemkot Baubau beberapa waktu yang lalu sudah diundang ke Belanda untuk membawa sample yang dikembangkan oleh masyarakat Kota Baubau."Momentum ini sangat baik mengenalkan Baubau sebagai kota pengembangan rumput laut di Sulawesi Tenggara kepada guru besar dari Belanda sehingga ke depan bisa melakukan investasi di daerah ini,"ungkap Amirul Tamim didampingi Kepala Bappeda dan PM Kota Baubau Drs Sudjiton MM dan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Baubau Drs Muh Djudul.
Sementara itu, Kepala Bappeda dan PM Kota Baubau Sudjiton mengakui, komiditi rumput laut sangat strategis dikembangkan sebab memiliki nilai tambah sebab ada nilai produk ikutannya jika ditangani secara baik dan profesional. Disamping itu, untuk tenaga kerja tentu akan banyak terserap dalam pengembangan rumput laut.
Dijelaskan, guru besar dari Belanda Win Laseur yang merupakan ahli pemasaran dan komiditi rumput laut di negeri asalnya. Bahkan, memiliki koneksi dan partner dengan industri serta usaha lainnya yang dapat menguntungkan bagi Baubau. Tentu, ini menjadi tangga untuk mengenalkan Baubau kepada dunia internasional sehingga negara-negara lain akan berdatangan untuk melirik potensi yang dimiliki bumi semerbak Baubau.
Dalam kunjungan ke Baubau tersebut, selain Win Laseur juga turut Dr Hennie Van Lauwen, Mark Vredegoor yang kesemuanya dari Universitas Groninghem Belanda serta pendampingnya dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Samantha Vivia. SAID IDU

http://www.facebook.com/pages/Lowongan-Kerja-CPNS/167874483068

Senin, 18 Oktober 2010

Tokoh Berjasa Atas Kota Baubau Diberi Penghargaan

oleh Drs. H. MZ. Amirul Tamim, M.Si pada 17 Oktober 2010 jam 17:12
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ke-469 di halaman kantor Walikota Baubau Palagimata Minggu (17/10) berlangsung semarak. Berbagai elemen seperti TNI dan Polri, Korpri dan siswa siswi SD, SMP dan SMA hadir termaksud tamu undangan yang duduk di tribun atas tampak antusias guna mengikuti kegiatan yang cukup bersejarah bagi Kota Baubau ini.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu, Pemkot dan DPRD Kota Baubau telah melahirkan tongkat sejarah baru bagi negeri ini terutama kepada penerus yakni adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang perubahan hari jadi Baubau menjadi ke-469 dari yang semula ke-9 dan kemudian penulisan nama Baubau dari yang semula Bau-Bau.Oleh sebab itu, momentum pelaksanaan HUT Kota Baubau ke-469 Minggu (17/10) memiliki makna penting terhadap sejarah panjang negeri ini yang merupakan kota tua dan  sudah berumur ratusan tahun.
Pelaksanaan upacara HUT Kota Baubau ke-469 dengan inspektur upacara Drs H MZ Amirul Tamim M Si diawali dengan pembacaan sejarah singkat lahirnya Kota Baubau termaksud pembacaan nama-nama beberapa kepala daerah yang sudah memimpin negeri ini dimulai dari Nurdin Manggu SH sebagai Walikota kota adminitratif Baubau pada tahun 1981. Menyusul Drs La Ode Saidi, Drs H La Ode Makmuni, Drs H Baeduri Mokhram dan Drs H Umar Abibu yang kemudian pada tahun 2001 berdiri sebagai daerah otonom baru terpisah dari Kabupaten Buton menjadi Kota Baubau hingga kini.
Walikota Baubau Drs H MZ Amirul Tamim M Si usai kegiatan upacara resmi tersebut memberikan penghargaan tokoh-tokoh yang selama ini berjasa terhadap Kota Baubau. Tokoh-tokoh tersebut yakni La Ode Imanuddin tokoh yang berjasa menciptakan lagu-lagu daerah, La Ode Umuri Bolu salah seorang tokoh penata tari, Abdul Mulku Zahari tokoh pelestari naskah-naskah budaya Buton. Tokoh lain yang mendapatkan penghargaan adalah Prof Susanto Zuhdi tokoh yang mempunyai kepedulian terhadap budaya Buton, Dr Tony Rudiansyah tokoh pemerhati budaya Buton.
Selain memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berjasa kepada Baubau, orang nomor satu di bumi semerbak ini juga menyerahkan sertifikat tanah prona dan tanah pertanian kepada petani dari Kecamatan Surawolio dan Lea-Lea.
Dalam upacara HUT Kota Baubau ke-469 tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati Buton Ali La Opa SH, Drs Halili yang mewakili Walikota Kendari, pimpinan dan anggota DPRD Kota Baubau, Ketua PN Baubau, Muspida Kota Baubau,Sekretaris daerah Kota Baubau H Suhufan S Ag, pejabat eselon II, III dan IV serta kepala sekolah lingkup Pemkot Baubau. SAID IDU